INFO :
Selamat Datang di winwinbola, Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Daftarkan diri anda sekarang juga untuk mendapatkan akun Gratis!
Apabila anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi Customer Service Kami
Agen Bola
judi bola

Pep Guardiola Saat Ini Menyerang Gary Neville di Karenakan Ke Bijakan Pengganti

Pep Guardiola membalas Gary Neville setelah mantan bek The Red Devils itu di cap sebagai “lelucon mutlak” ke putusan nya untuk menolak pemain tim junior di regu pertandingan matchday The Red Devils akhir pekan lalu dengan hanya menamai enam pemain pengganti melawan Burnley.

Neville mengklaim bahwa dia bisa “menjamin” pelatih tim nasional dan cadangan tim The Red Devils akan merasa “kecewa” dengan kepindahan tersebut dan bertanya-tanya apakah mereka “membuang waktu mereka”.

Tapi Guardiola meluncur kan pembelaan yang gigih atas keputusan nya dan mengambil ke sempatan untuk melaku kan pukulan sarkastis pada mantra Neville yang naas dalam manajemen bersama The Orange dan selanjut nya kembali ke Sky Sports sebagai “pakar bergengsi”.

Dengan cedera pada banyak pemain tim utama, Guardiola mengata kan bahwa dia memilih untuk tidak menamai seorang pemain akademi sebagai pemain ketujuh di Turf Moor karena tim Under-23 City bermain melawan Swansea pada malam sebelum nya dan dia tidak ingin mengganggu rencana nya.

Guardiola mengklaim Neville “harus tahu bahwa karena dia adalah seorang manajer – untuk waktu yang singkat”, sebuah rujukan yang merendah kan untuk mantra empat bulan Neville yang bertanggung jawab atas The Orange, di mana dia di pecat pada Maret 2016.

“Orang ini, pundit, dia harus tahu pekerjaan saya serius, ini bukan lelucon, tidak akan pernah jadi lelucon. Ini sangat serius, “kata manajer City. “Dan dia harus tahu itu karena dia seorang manajer – untuk waktu yang singkat.”

Ketika di tanya apakah dia telah di sakiti oleh kritik Neville, Guardiola menjawab dengan sarkastik, “Banyak sekali. Anda tidak bisa membayangkan nya. Banyak.

“Sangat mudah kita mengalami banyak luka. Kami mengada kan sesi latihan pada pukul empat sore. Pada saat yang sama ada lima atau enam pemain yang bisa saya ambil, bermain di sini [di Kampus Etihad].

“Itu hanya satu atau dua jam kemudian dan itu tidak benar untuk pergi manajer yang sedang mempersiap kan untuk permainan dan mengata kan ‘Saya perlu satu atau dua pemain untuk pergi di bangku cadangan’ ketika mereka akan bermain. Oleh karena itu, saya tidak memanggil nya. ”

Ketika ditanya apakah dia akan menyebut kan enam pemain lagi dalam situasi yang sama, Guardiola mengatakan, “Saya tidak tahu. Manajemen bukan buku dimana setiap kali Anda melaku kan hal yang sama. Terkadang punggung penuh masuk ke dalam, terkadang di luar.

“Terkadang saya berbicara dengan para pemain dengan satu cara dan hari lain dengan cara lain. Semua manajer melakukan hal yang sama. Ini bukan buku di mana Anda harus mengikuti peraturan. Terkadang saya berkata, ‘Baiklah, saya mengambil keputusan itu’ dan tentu saja pakar bergengsi tersebut dapat mengatakan apa pun yang dia mau. Tapi aku mengambil keputusan. ”

Guardiola menegas kan bahwa dia merasa telah melaku kan tinda kan yang benar. “Ini adalah pertama kali nya dalam hidup saya tapi semua pemain cedera, percaya lah.

“David [Silva] tidak, John Stones tidak fit. David berlatih dengan kami pada hari itu pukul 4 sore tapi selama sesi tersebut, dia berkata, ‘Saya belum siap’, dan setelah itu saya pergi ke tim kedua.

“Tapi tim kedua dalam satu setengah jam akan bermain game jadi saya merasa tidak akan memanggil pemain untuk pergi ke bangku cadangan saat pemain pengganti itu biasanya yang lain. Itu lah alasan mengapa saya tidak memanggil nya. Ini adalah pertama kali nya dalam hidup saya dan sebuah pengecualian. Jika sesi latihan pukul 11 ​​pagi, saya akan memiliki 18 [di skuad saya] tapi ini bukan masa lah besar. ”

Guardiola pertama kali memberi isyarat amarah nya kepada Neville saat konferensi persnya ketika dia menyata kan akan menamai skuad 18 orang untuk menghadapi The Foxes pada Sabtu malam.

“Kami akan berusia 18 tahun,” kata Guardiola. “Gary Neville bisa bahagia. Saya senang.”